Selasa, 14 Mei 2013

A Change Part 1c

malam ini, fairy mau nge-post a change 4 kali... hhehe, enggak keberatan kan... langsung ajha ya



About Hanson and Vanilla...

      Vanilla terus menikuti Hanson dari belakang. Hanson yang tak tahu ingin  kemana, hanya jalan tak tahu arah. Tiba- tiba mereka sudah sampai di taman belakang sekolah, Hanson duduk di bangku depan air mancur, Vanilla masih berdiri mematung.
      “Kenapa masih berdiri, cepat duduk!!” ujar Hanson.
      “Darimana kau tahu tempat ini?” tanya Vanilla.
      “Aku juga tak tahu, sudah cepat duduk!!” jawab Hanson singkat. Vanilla menuruti kemauan Hanson. Vanilla masih bingung ternyata sekolah inij ada taman yang indah.
      “Ini tasmu, ambil dan buka buku matematikamu!!” Hanson melempar tas Vanilla. Vanilla menatap Hanson sinis.
      “Apa liat-liat?” Hanson yang merasa Vanilla melihatnya, langsung menatap Vanilla tajam.
      “Aku tak melihatmu, aku hanya melirik mu.. Kenapa kau menatapku tajam?, mau adu pandangan?” Vanilla menantang.
      “Cih,, tak perlu, sudah pasti kau yang kalah” Hanson sewot.
      “Cih,, kau pikir bisa mengalahkanku!” gumam Vanilla. Vanilla dengan malas-malasan mengambil buku dan pensil dari tasnya. Vanilla memakai jaketnya dan memasang headset di telinganya. Hanson mulai menjelaskan pangjang lebar tentang matematika. Vanilla hanya mengangguk sambil memainkan pensilnya.
           
      Vanilla menikmati musik dari headsetnya, sementara Hanson menjelaskan dengan sangat serius.
      “Apa kau sudah mengerti?” tanya Hanson, Vanilla masih memainkan pensilnya.
      “Hey!” panggil Hanson. Vanilla tak mendengar panggilan Hanson, karena lantunan musik keras di telinganya. Hanson menarik topi jaket Vanilla, Vanilla menengok ke arah Hanson, lalu melepas headsetnya.
      “Ada apa?” tanya Vanilla cuek. Hanson menatap Vanilla tajam.
      “Kau tak mendengarkan penjelasaku?” tanya Hanson galak.
      “Kau tak kasihan padaku, yang sudah susah payah menjelaskan ini semua padamu?, izh, bagaimana bisa kau menjadi orang yang pintar!, jika kau selalu seperti ini!. Iya aku tahu kau oran g kaya, aku tahu kau bisa membeli semua hal, tapi kepintaran tak bisa di beli dengan hartamu itu, kau tahu?, banyak orang di luar sana ingin bersekolah di sekolah mewah seperti ini!, kau seharusnya bersyukur masih bisa sekolah. Tapi kenapa kau menyia-nyiakannya?, kau harus mulai belajar!, baiklah kalau kau tak mau belajar denganku, aku akan pergi dari sini” ujar Hanson panjang lebar dan langsung berjalan pergi.
     
Vanilla sedikit tersentuh mendengar ucapan Hanson, namun hanya sebentar. Tiba-tiba smartphone Vanilla berbunyi, Vanilla membuka pesan yang masuk,

from : angel
to   :me

hey!!,kutunggu di tempat biasa!!! 

      “Aish, ada apa lagi ini?” Vanilla langsung membereskan buku dan pensilnya ke tas, lalu segera pergi ke tempat biasa.

@@@

kajja!!!,fairy minta komennya nih,maaf ya fanfictionnya gaje.. hehe jeongmal mianhada!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar