NO COPAS,NO BULLY oke!! ^^
cek it out
Kedua oppaku itu melihat ke arah yang ku
tunjuk,kemudian mereka saling bertatapan,dan menghela nafas panjang.lalu
menatapku cemas,seakan ada sesuatu yang mengkhawatirkan.
“kenapa kalian natap aku sebegitunya?,waeyo?”tanyaku
gelisah,mataku|
juga sudah mulai memerah,seperti biasa.
juga sudah mulai memerah,seperti biasa.
“mianhae yun bi-ah,tapi bisakah kita bicarakan ini
baik baik sambil duduk?,kami akan menjelaskan segalanya tapi kamu harus janji
terlebih dahulu,kalo kamu gak akan sedih!”kata junhyung oppa
“ne, yun bi-ah,kamu harus janji dulu sama kita kamu
gak bakal sedih dengernya!ya?”yoseob oppa menatapku lembut.aku mengangguk,kami
mencari tempat yang nyaman untuk di singgahi.Kami duduk di bawah pohon maple dekat sungai.
“yun bi-ah,sebenarnya.... emhh...”suara junhyung
oppa hilang seketika
“sebenarnya apa oppa?,katakan saja padaku”
“baiklah aku yang akan menjelaskannya.yun bi-ah
sebenarnya, minwoo tak seperti yang kamu fikirkan, dia bukan sesosok yang
baik,dia bukan sesosok yang lugu,wajahnya telah menipumu yun bi-ah,sebenarnya
dia sudah berpacaran dengan seorang yang bersamanya tadi,kalau tidak salah
namanya chara,!”jelas yoseob oppa panjang lebar
“mhh... begitu,kenapa kalian tidak memberitahuku
sebelumnya,agar aku tak terlalu cinta padanya?,jadi sekarang aku harus
bagaimana?,apa aku harus melupakannya?”kataku,aku mencoba tersenyum agar mataku
tak terlihat merah.
“itu terserah kau yun bi-ah,mianhae, kami baru
memberitahumu!”wajah junhyung oppa terlihat di bahagia bahagiakan.aku hanya
bisa tertunduk dan mengangguk,mataku hampir memenuhi kesempurnaan
merahnya,namun kucoba tenangkan diri.masih tak menyangka minwoo oppa berbuat
hal yang tak terduga itu.Matahari sudah hampir tak terlihat di ufuk barat,aku
langsung mengajak kedua
oppaku untuk kembali pulang ke
asrama.kusembunyikan seburat kesedihanku,dibalik senyuman yang aku
pancarkan,tapi kelihatannya kedua oppaku bisa menebaknya,karena mataku setengah
memerah.memang aku tak pandai berbohong.
Ketika kami akan menyebrang jalan
raya,ada sesosok aneh di sebelah ajhumma yang membawa barang belanjaan.ku
perhatikan gerak geriknya.mencurigakan.Tiba-tiba seseorang aneh itu mengambil
tas ajhumma itu dan berlari tepat di sebelahku.ajhumma itu berteriak meminta
pertolongan.yoseob oppa dan junhyung oppa yang juga menyadarinya sigap
menangkap penjahat itu,dan memegang kedua tangannya.namun sayang pencuri itu
terlalu kuat dan akhirnya merengkuhku dan menjulurkan pisau ke dekat leherku
yang tertutup scraf
“YUN BI-AH”yoseob oppa dan juhnyung
oppa berteriak panik melihatku
“jangan mendekat!!!,atau kalau
tidak akan kuhabisi bocah tengil ini”kata penjahat ini,selama ini aku benci di
bilang tengil,sangat sangat benci dengan kata tengil,dan sekarang berani
beraninya penjahat ini memanggilku bocah tengil.mataku mulai memerah memerah
seperti darah,tubuhku menjadi kuat dan seketika ku tatap mata penjahat itu.
“yun bi,kamu mau apakan penjahat
itu?”yoseob oppa berteriak
“KAMU,KENAPA AJHUSSI MENGAMBIL TAS MILIK AJHUMMA ITU?,TAK TAHUKAH ITU
BARANG MILIKNYA?,BUKANKAH TUHAN TAK PERNAH MENYURUHMU UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN
SEPERTI INI, DENGARKAN AKU!!!,JIKA KAU MELAKUKAN KEJAHATAN SEPERTI INI LAGI
MATI KAU!!” ujarku emosi,penjahat itu terlihat terkejut dan takut melihat
mataku yang merah dan meneteskan
darah, penjahat itu tetap di genggamanku,ku suruh dia melepaskan senjatanya dan
ku suruh mengembalikan tas milik ajhumma tadi. Aku menyerahkannya pada ajhussi
yang ada di situ agar di serahkan ke pihak yang berwajib.Terlihat ajhumma tadi
langsung menghindar dari ku,mungkin takut terhadapku yang sedang marah seperti
ini,kata terima kasih pun tak ia ucapkan,namun aku mencoba memakluminya.
“yun bi-ah. sudah yun
bi,tenangkan dirimu,penjahat itu akan sampai di kantor polisi”kata junhyung
oppa menenangkan
“sudah yun bi,hentikan ayo
tenangkan dirimu”yoseob oppa memelukku erat,darah yang mengalir dari mataku
mengotori jaket abu abunya,aku mulai tenang,junhyung oppa juga memelukku
lembut.
“hiks hiks hiks,oppa bolehkah aku
menangis di pelukan kalian”pintaku dengan mata merah.
“tentu saja,kau boleh menangis
sepuasmu yun bi-ah,tapi setelah ini kau tak boleh menangis lagi ne!” ujar yoseob oppa yang
masih memelukku
“aku tak keberatan kau menangis
di pelukanku yun bi”junhyung oppa menyambung,ia mengelus rambutku perlahan dan
dengan lembut dan penuh kasih sayang.Aku menangis meluapkan segala kesedihanku
tadi,emosiku sudah lega namun kenyataan tentang perbuatan minwoo oppa tak bisa
membuatku tenang.
segini dulu ne!, soalnya enggak bisa nge post bnyk bnyk, maaf nih di jadiin 2a,2b,2c,atau lainnya, maaf ya!!! semoga kalian suka... komennya jangan lupa ne!! ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar